Beli Mobil Lelang, Warga Makassar ini Merasa di Tipu

Hasrullah Korban Mobil Lelang

Sulselterkini,Makassar— Waspada membeli mobil lelang jika tak ingin menjadi korban, seperti yang dialami oleh korban Hasrullah ketika menceritakan kasus yang dialaminya ketika membeli mobil tiga bulan lalu di salah satu Lembaga Lelang di Makassar

Ditemui disalah satu warkop daerah Boulevard kamis 7/11/2019 Hasrullah berkisah, kasus ini terjadi saat dia mengikuti lelang mobil yang di laksanakan oleh PT JBA Indonesia pada bulan juli, saat proses lelang terjadi Hasrullah tak curiga sebab selama ini dia selalu melakukan transaksi namun pada saat itu hal yang tak diinginkan terjadi, ketika telah melunasi pembayaran mobil dan mengecek data kendaraan secara fisik terjadi perbedaan data dengan surat BPKB .

” selama ini kan kami tidak curiga, tapi pada saat itu memang kami dirugikan, karena pihak JBA menjual mobil tidak sesuai dengan nomor rangka dan nomor mesin, tentunya ini merugikan kami dong karena kami sudah menyetor uang ternyata ada perbedaan pada surat BPKB ” katanya

Hasrullah melanjutkan ia baru sadar ketika mengecek secara langsung fisik kendaraan sebab, selama ini lelang yang dilakukan tidak pernah menampilkan secara fisik kendaraan namun setelah memeriksa langsung dia mengaku heran ketika terjadi perbedaan

” jadi merk mobilnya Toyota Agya ber nomol polisi DD 1360 DV, pada nomor rangka di BPKB tertera MHKA4DA3JFJ083453 namun setelah saya mengecek itu berbeda dengan data fisiknya yang saya dapatkan malah MHKA4DA8UFU088458, kan sangat jelas sekali berbeda , di nomor mesin pun juga berbeda dengan BPKB ” kesalnya

Hasrullah kini berharap pihak kepolisian memeriksa manajemen PT JBA Indonesia apalagi kasus ini masuk ke ranah Hukum karena telah menipu nasabah dan korbannya tidak hanya dia melainkan beberapa rekannya juga mengalami hal serupa namun pihak JBA enggan mengembalikan dana sepenuhnya yang telah dikeluarkan para korban

” jadi saya telah laporkan ke pihak Kepolisian, semoga ini secepatnya diproses sebab kami merasa ditipu dan tidak ada itikad baik dari JBA untuk mengembalikan dana kami sepenuhnya yang telah kami setor saya mengalami kerugian Rp.98.000.000 ( sembilan puluh delapan juta rupiah), dan kami minta Lembaga Pemerintah terkait menutup JBA karena melakukan praktik penipuan secara terstruktur ” tutupnya

Dikonfimasi melalui telepon seluler Kepala cabang PT JBA Indonesia Cabang Makassar Fendi mengaku membenarkan jika terjadi kesalahan, dan pihaknya sudah memproses laporan ini dan sementara berproses di Head Office dan berusaha mengembalikan dana tapi belum sesuai permintaan yang diinginkan Hasrullah

” iya betul pak proses penyelesaiannya sudah di sementara sama HO, kami juga sudah berusaha mengembalikan dana, namun pak Hasrullah tidak mau terima karena memang nilai pengembalian belum sesuai dengan permintaan dari pak Hasrullahnya namun sampai saat ini kami tetap bantu untuk proses penyelesaiannya” ungkapnya (RZ_sulselterkini)

Comment